Minggu, 23 September 2012

Merelakan

Setiap bait ini, adalah rasa
Ketika pertama aku mengenal cinta dan sakitnya
Yang ternyata
Tidak seperti selama ini yang pernah ku damba
Kau tau,
Kapan pertama kali aku mengenal cinta?
Ya, aku tau cinta saat pertama kali, secara tidak sengaja
Menatap matamu yang meneduhkan hatiku
Apakah kau tau,
Apa yang ada dibenakku ketika merasakan sesuatu yang berbeda saat itu?
Ya, aku merasa kau telah memenuhi keempat ruang jantungku
Dan yang aku tau, saat ini kaulah yang mengatur setiap detaknya.
Taukah kamu,
Hal terindah selain kebahagiaan selama aku hidup
Adalah pernah memilikimu dan menjadi milikmu
Tapi, cinta tak seindah itu
Kini kau tak lagi seperti dulu
Mengatur detak jantungku, mengiramakan setiap nafasku,
Dan mewarnai pelangiku yang dulu pernah abu-abu
Aku tidak perlu penjelasan
Aku juga tak lagi butuh kepastian
Aku sebenernya berat untuk merelakan setiap kebahagiaan
Yang pernah menjadi puisi dalam hidup kita
Tapi, kau butuh kebebasan,
Dan aku juga tidak butuh penghianatan
Aku rasa Tuhan selalu punya jalan
Untuk membahagiakan insan yang slalu di dipenuhi cinta
Berbahagialah kau di sana, jalani harimu bersamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar