masih sering aku bertanya-tanya
mengenai keberadaanmu dalam ketiadaan yang aku terima
tak jarang pula aku menerka-nerka
tentang kapan sebenarnya aku benar-benar bisa meninggalkan
karena sebenar-benarnya
hingga saat ini,
ketika kau telah jauh memunggungi keberadaanku
aku masih belum benar-benar memalingkan wajah
namun dari semua usaha yang pernah aku paksakan
belum ada satupun yang mempu menarik perhatianku
agar aku kembali melakukan apa yang mampu kau lakukan
meninggalkan.